Bisnis

Peluang Bisnis Gelas Lukis Kaca yang Indah

Ilustrasi Seni Lukis Kaca | Pixabay/Nat Aggiato

Kontenita.com, Anda tentu pernah melihat beberapa gelas minum atau toples-toples kaca mungil yang permukaannya terdapat gambar. Kini produksi gelas dan toples seperti itu sudah jarang lagi. Tapi kalau mau dikembangkan lagi menjadi sebuah bisnis, agaknya cukup menarik dan menjanjikan.

Seni Lukis Kaca

Seni lukis kaca biasa disebut dengan glass art. Adalah seni melukis di atas media kaca, ataupun berbagai benda yang terbuat dari kaca. Misalnya, gelas-gelas kaca, toples kaca, kaca pintu dan jendela, maupun kaca cermin.

Meski sama-sama melukis, namun karena medianya adalah kaca dan kadang merupakan barang-barang rumah tangga biasa sehingga menghasilkan seni lukis yang tiga dimensi. Dan ini menambah cantik serta menarik benda-benda kaca yang dasarnya memang sudah indah.

Alat dan Bahan yang Diperlukan untuk Melukis Kaca :

  • Tusuk sate
  • Alat tulis, seperti pensil
  • Spidol hitam
  • Kertas Rp   1.000,-

Bahan yang diperlukan untuk melukis kaca :

  • Berbagai macam media kaca. Baik gelas, toples, cermin kecil, tempat permen, dan asbak kaca @ Rp  5.000,- dengan total harga Rp. 30.000,-
  • Cat kaca warna primer. Seperti : merah, kuning, hijau dan biru. @ Rp 30.000,- dengan total  harga Rp. 120.000,-
  • Relief paint, atau cat relief. Seperti : warna emas, perak dan tembaga seharga Rp. 30.000,-
    Selotip kertas dengan kisaran harga Rp. 1.000,-

Total biaya produksi bersih yang diperlukan Rp. 214.000,-

Cara Membuat Seni Lukis Kaca

  1. Buatlah mal berupa gambar. Gunakan kertas, spidol atau pensil, untuk menjiplak gambar. Sesuaikan ukuran gambar dengan ukuran bidang pada wadah kaca.
  2. Gunting kertas mal agar dapat ditempelkan di kaca dan agar pengerjaan lebih mudah.
  3. Tempelkan kertas mal di bagian bawah kaca dengan menggunakan selotip. Perhatikan cara peletakannya. Anda boleh berkreasi dalam peletakan malnya, misal Anda bisa letakkan di pinggir, di tengah, di bawah atau atas.
  4. Lukis gambar menggunakan relief paint, dimulai dari garis yang paling dalam. Ini agar relief paint yang masih tidak tersentuh tangan yang akan melukis bagian lain. Buatlah garis lukisan (outline) sampai tuntas.
  5. Setelah outline dengan relief paint kering, lamanya tergantung suhu ruang, atau pada suhu kamar sekitar satu jam, barulah diberi cat. Untuk mengecatnya, gunakan tusuk sate. Caranya tusuk sate ini sebagai pengganti kuas agar pengambilan cat tidak boros.
  6. Warnai gambar sesuai bentuk dan warna yang Anda inginkan. Jika sudah bisa, Anda boleh mencampur warna, langsung di atas kaca agar hasilnya lebih menarik.

Perhitungan Keuntungan Seni Lukis Kaca

Biaya produksi yang dibutuhkan adalah Rp 214.000,-. Sekali produksi menghasilkan 6 buah hasil seni lukis kaca yang dapat dijual Rp 50.000,- per buahnya. Jadi total penjualan adalah Rp 300.000,-

Keuntungan yang diperoleh adalah Rp 86.000,- atau Rp Rp 14.300,- per buahnya. Setelah produksi kedua, ada penambahan keuntungan secara otomatis sebesar Rp 2.000,-

Beberapa Tips Penggunaan Cat Relief

Berikut ini adalah beberapa tips praktis cara-cara penggunaan cat relief, berikut ini :

  • Untuk cat relief yang dalam bentuk tube, saat menggunakan ditekan tube pada sisi yang melebar agar penggunaan maksimal dan tube tidak pecah. Aplikasikan relief paint secara hati-hati untuk memperoleh garis yang rapih.
  • Kuas yang murah biasanya bulu-bulunya gampang rontok. Sedangkan kuas yang mahal mudah menyerap cat terlalu banyak. Maka penggunaan tusuk sate sebagai pengganti adalah pilihan cara yang paling praktis.
  • Celupkan sedikit saja (2-3mm) bagian ujung tusuk sate yang runcing ke dalam cat. Warnai gambar pada bagian yang terpendek agar hasilnya merata.
  • Setiap selesai mewarnai, perhatikan apakah masih ada celah yang belum tertutup cat. Kemudian segera tutup dengan cat jika pewarnaan belum rata.
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

To Top