Lifestyle

Cara Negara di Dunia Hadapi Wabah Corona, Wajib Tegas Biar Tak Menyebar

ilustrasi wabah corona | pixabay.com/@gerd altmann

Kontenita.com, Berawal dari China, virus COVID-19 terus mewabah ke berbagai negara dan memaksa pemerintah untuk mengambil langkah tegas. Belum ditemukannya vaksin dan obat membuat keputusan lockdown maupun physical distancing diambil. Namun, beda negara tentunya beda cara seperti penjelasannya berikut ini.

Korea Selatan

Jumlah penderita positif corona sempat melambung tinggi hingga kini berkurang drastis. Selain penanganan yang cepat, pemerintah negara Ginseng itu mengandalkan penanganan yang cepat.

Berawal dari deteksi sumber infeksi, pemerintah gercep membuat alat uji virus corona, hingga meminimalkan kontak dengan petugas medis. Caranya pun bervariasi, mulai dari membuka sebanyak mungkin pusat pengujian penyakit corona, melakukannya dengan drive-thru, hingga mendirikan tempat pengujian mirip bilik telepon.

India

India termasuk negara yang memberlakukan lockdown selama 21 hari. hal ini dipicu peningkatan jumlah penderita corona yang cukup signifikan. Selain menghimbau masyarakat untuk tinggal di rumah, polisi melakukan penjagaan ketat dan jam malam.

Hukumannya nggak main-main, petugas hukum ini bersenjatakan pentungan, mengunggah fotonya di media sosial hingga melakukan push-up atau squat jump. Cara ini mendapat cukup banyak kecaman, apalagi mereka yang mendapat hukuman ini awalnya hanya ingin berbelanja bahan makanan pokok atau pekerja harian.

Italia

Di luar Cina, Italia menjadi negara dengan kasus positif corona terbesar. Walau ribuan orang telah meninggal, rupanya warga negara asal pizza tersebut masih menganggap remeh himbauan pemerintah untuk tinggal di rumah. bahkan banyak yang masih berjalan-jalan, berkerumun, hingga bermain di luar rumah. Gemas melihat tingkah warganya, beberapa walikota mendenda siapa pun yang melanggar ketentuan lockdown bahkan turun ke jalan dan memarahi warganya yang dianggap cukup bandel.

Inggris

Selain Italia, Inggris juga mencatat kasus positif corona yang cukup besar. Bahkan penyakit ini dianggap nggak pandang bulu karena telah menyerang Menteri Kesehatan Inggris dan Pangeran Charles. Bukannya panik, ratusan ribu warga Inggris mengajukan diri sebagai relawan untuk membantu petugas kesehatan. Mulai dari mengurus logistic, mengantar pasien yang sudah sembuh dari rumah sakit, hingga menelepon orang-orang yang sedang menjalani self-isolation.

Kalau di negara kita bagaimana? Semoga wabah corona ini dapat segera terselesaikan, ya.🤲

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

To Top